Kamis, 25 Agustus 2016

Kerajinan Budaya Setempat

Jenis karya Seni Rupa Terapan Daerah Setempat

1. Pengertian Karya Seni Rupa Terapan
Seni rupa terapan adalah karya seni rupa yang dirancang untuk tujuan fungsional, yaitu untuk memenuhi kebutuhan fisik dan psikologis (kejiwaan) manusia. Seni rupa terapan memiliki fungsi guna atau pakai. Artinya selain sebagai benda yang bernilai seni (artistik) juga sebagai benda yang indah (estetis) dan dapat digunakan untuk kepentingan manusia. Contoh benda seni terapan antara lain benda-benda gerabah dari tanah liat, benda-benda anyaman, kerajinan keramik, peralatan rumah tangga, kerajinan furniture.
Karya seni rupa terapan daerah setempat diciptakan untuk tujuan melestarikan nilai-nilai tradisi dan adat dalam proses serta teknik berkarya seni rupa daerah setempat. Bentuk, model, teknik, dan media memiliki keunikan/karakteristik tersendiri, sebagai kekayaan seni budaya.
Karya seni rupa terapan daerah setempat yaitu karya seni rupa yang memiliki fungsi pakai/guna, dibuat dengan teknik (cara) dan media yang ada di daerah setempat, sebagai aset atau kekayaan budaya nasional.
2. Hasil Karya Seni Rupa Terapan Daerah Setempat
Benda-benda seni rupa terapan yang dihasilkan di bagian daerah di wilayah Indonesia diantaranya yang terkenal adalah:
a.       Kerajinan Batik
Seni batik adalah sebagai budaya nasional yang sudah banyak dikenal di mancanegara. Sebagian besar daerah di Indonesia memiliki karya seni batik yang berbeda jenis dan coraknya. Batik termasuk karya seni terapan dua dimensi yang umumnya digunakan sebagai nama motif atau corak batik. Antara lain :
  • Batik Solo
  • Batik Yogyakarta
  • Batik Bayumasan (Purwokerto)
  • Batik Laseman (Lasem-Rembang)
  • Batik Bakaran (Pati)
  • Batik Cirebon
  • Batik Pekalongan (corak Pekalongan)
  • Batik Madura
  • Batik Palembang
  • Batik Garut (Jawa barat)
  • Batik Bali
  • Batik Tuban (Jawa Timur)
b.      Kerajinan keramik dari Kasongan Yogyakarta, Purwakarta, Sompok, Mayong (Jepara), Bojonegoro (Jawa Timur), Bandung, dan Kedu.
c.       Kerajinan kain tenun dari daerah Troso (Jepara), Bali, Garut, Yogyakarta, Tuban, Lombok, dan Timor.
d.      Kerajinan kuningan dari Juwana Pati (Jawa Tengah).
e.      Kerajinan ukir perak bakar dari Kota Gede Yogyakarta.
f.        Kerajinan anyaman dari bahan alami untuk benda tas, keranjang, tikar, dan topi. Daerah asal Tangerang, Kudus, Kedu, Tasikmalaya dan Bali.
g.       Kerajinan tangan untuk cinderamata (souvenir) dari daerah Surakarta, Jepara, Yogyakarta, Jakarta, Bali, Bandung, Palembang, Makassar, dan Samarinda.
h.      Kerajinan wayang kulit (Wayang / boneka yang terbuat dari kulit berbentuk dua dimensi) digunakan untuk seni perdalangan atau sebagai hiasan. Dihasilkan dari daerah Yogyakarta, Surakarta, Kedu, Bali, dan Jawa Timur.
i.         Wayang Golek (boneka berbentuk tiga dimensi) dihasilkan dari daerah, Bandung, dan Yogyakarta (Jawa tengah)
j.        Kerajinan ukir kayu, yang menghasilkan benda-benda ukir berupa perabotan rumah tangga ukir (meja, kursi, tempat tidur, almari, dan hiasan dinding) dan gambar relief. Daerah penghasik ukiran kayu antara lain Jepara, Bali, Kalimantan, Madura, dan Papua (suku Asmat), Yogyakarta, Surakarta, Cirebon, dan Palembang.
k.       Kerajinan topeng kayu dari daerah Yogyakarta, Surakarta, Betawi, Cirebon, Bali, dan Bandung.
l.         Kerajinan merangkai janur. Jawa Tengah, Bali dan Yogyakarta.
m.    Kerajinan bordir berasal dari daerah Kudus dan Tasikmalaya.
Karya Seni Rupa Terapan
 
Sofa Ukir

Kerajin Kramik
 
Krajinan Tas Kulit

 
Kerajinan Tektil Batik

3. Media dan Teknik Seni Rupa Terapan Daerah Setempat
  • Media (bahan/alat) yang digunakan umumnya bahan alami dn yang mudah didapat dari daerah setempat. Contoh media seni terapan tradisional (daerah setempat) umumnya menggunakan yang harganya murah, mudah terjangkau masyarakat umum/luas, bambu, kayu, tanah liat, jenis rumput-rumputan (untuk anyaman), eceng gondok, tempurung (batok) kelapa, kulit kerang, kulit hewan, batu marmer, batu andesit, dan daun-daunan.
  • Teknik (cara) yang digunakan dalam pembuatan karya seni terapan daerah setempat atau tradisional pada umumnya sangat sederhana yaitu dengan menggunakan tangan atau dengan alat bukan mekanis (mesin). Misalnya dalam pembuatan anyaman bambu daun, ukirankayu, kain tenun, kain songket keramik tradisi, wayang kulit dan golek, bordir, sulaman, kain batik. Dikerjakan secara perorangan atau kelompok. Dengan cara (teknik) ukir, pahat, anyam, aplikasi, jahit, butsir, membentuk.

Kamis, 04 Agustus 2016

Pengenalan TIK

PENGENALAN T.I.K.

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) adalah bagian dari IPTEK. Istilah TIK atau ICT (Informastion and Comunication Technology) muncul setelah terpadunya komputer dengan teknologi komunikasi sebagai sarana penyebaran informasi.
1.    Pengertian Teknologi Informasi dan Komunikasi
Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan alat bantu untuk memproses dan memindahkan data dari satu perangkat ke perangkat yang lain.
2.    Berbagai peralatan TIK
Dengan adanya kemajuan TIK sekarang ini, maka komputer merupakan peralatan utama TIK yang populer dan banyak digunakan orang.
Macam-macam peralatan TIK.
Berdasarkan bentuk informasinya, peralatan TIK ada dua macam, yaitu ;
A.    Media cetak
Yaitu media informasi yang disebarkan dalam bentuk kertas cetakan.
Contoh media cetak ; surat kabar/koran, majalah, brosur, dsb.
B.    Media elektronik
Yaitu media informasi yang disebarkan dalam bentuk gelombang elektromagnetik.
Contok media elektronik adalah ; radio, TV, HP, Faximile dan Komputer
3.    Definisi komputer
Komputer berasal dari bahasa Inggris “to compute” yang berarti menghitung. Seiring dengan berkembangnya bidang ilmu komputer, maka definisi komputerpun berkembang dan bervariasi. Intinya komputer dalah ; suatu peralatan elektronik yang dapat menerima data, memproses data, menyimpan data dan me,berikan informasi secara otomatis.
4.    Elemen-elemen komputer
Sistem komputer adalah suatu bentuk hubungan atau kerjasama yang tidak dapat dipisah-pisahkan. Untuk itu sistem komputer didukung oleh elemen-elemen utama untuk melaksanakan tujuan dari sistem tersebut.
Elemen-elemen itu adalah ;
a.    Perangkat keras (hardware)
Yaitu segala peralatan yang berwujud fisik, dapat dipegang dan dilihat.
Contohnya ;
1.    Central Processing Unit (CPU)
2.    Memory
3.    Media penyimpanan (storage device)
4.    Perangkat masukan (input device)
5.    Perangkat keluaran (output device)
b.    Perangkat lunak (software)
Adalah rangkaian perintah yang dapat dimengerti oleh komputer, dengan kata lain software adalah bahasanya.
Software terdiri dari ;
1.    Sistem Operasi (operating system)
2.    Alat bantu (utility)
3.    Bahasa Pemrograman (programing language)
4.    Program paket (packed program)
c.    Pengguna (brainware)
Adalah orang yang berhubungan langsung maupun tidak langsung dengan komputer.
Terdiri dari ;
1.    User
2.    Analyst and design
3.    Programmer
4.    Operator